Ide awal

Ide awalnya bermula pada tahun 2004, ketika dr Gunawan Setiadi ingin mendirikan rumah bersalin gratis bagi dhuafa. Ide tersebut timbul karena keprihatinannya akan masih tingginya angka kematian ibu karena kehamilan dan melahirkan. Selain itu, dari sisi praktisnya, pendirian dan pengoperasian sebuah rumah bersalin tidak terlalu memerlukan banyak biaya.Namun, saat itu ide tersebut belum bisa terlaksana.

Pada tahun 2009, dr Gunawan Setiadi bertemu dengan Bapak Elok Heru Wibowo, SE, seorang pengusaha muda yang mempunyai ide yang sama. Bapak Elok bahkan bersedia mewakafkan tanah keluarganya seluas 1000 m2 di desa Lugosobo, Purworejo, Jawa Tengah. Untuk mewadahi ide tersebut, dibentuklah Yayasan Islam Ummy. Kini Yayasan Islam Ummy terdaftar di Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No : AHU – 4687. AH.0104 Tahun 2009. Alamat sekretariat Yayasan berlokasi di Jl MayJen Sutoyo 107, Purworejo, Jawa Tengah.

Pada tahun 2009, pembangunan rumah bersalin dimulai. Akhirnya RB Umiyah terwujud dan diresmikan pada tanggal 11 Juli 2010 berdasarkan keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo No 44/03/RB/2010. RB diberi nama RB Umiyah untuk mengenang Ibu Hj. Umiyah, ibunda Bapak Elok Heru Wibowo

RB Umiyah didirikan untuk memberikan pelayanan kebidanan bagi masyarakat yang kurang mampu. Oleh karena itu, pasien yang datang cukup mengisi kotak infaq. Tidak ada tarif, setiap pasien membayar sesuai dengan kemampuan dan keikhlasannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.