7 Kebiasaan “mematikan” yang menjauhkan dari kebahagiaan (1)

iri-hatiSemua orang ingin hidup bahagia, namun kadang kadang kita mempunyai kebiasaan buruk dan “mematikan” yang menghalangi kita dari mendapatkan kebahagiaan.

Istilah “mematikan” disini dipakai karena orang sering melakukan kebiasaan tersebut secara tidak sadar dan baru pada suatu hari tiba tiba terbelalak dan menyadari kalau selama ini sering melakukan kebiasaan buruk.

Pertama, kebiasaan membandingkan-bandingkan.

Kebiasaan membanding-bandingkan membuat kita iri dan kurang bersyukur.

Membandingkan -bandingkan apa yang kita punya dan kita capai hampir selalu membuat kita tidak bahagia. Begitu banyak orang disekeliling kita yang mencapai atau mempunyai sesuatu yang lebih dari kita. Jabatan yang lebih tinggi, gaji yang lebih besar, perusahaan yang lebih banyak, istri yang lebih cantik, anak anak yang lebih berhasil, rumah yang lebih bagus dan berbagai hal lainnya.

Ketika kita membanding-bandingkan dengan orang lain, jarang sekali atau hampir tidak pernah, kita bandingkan diri kita dengan yang lebih rendah atau lebih miskin. Dalam melakukan perbandingan kita sering memakai kaca mata kuda, hanya melihat kepada orang yang lebih dari kita.

Meskipun demikian, kita boleh membandingkan yang kita punyai atau kita lakukan dalam 2 hal, yaitu: harta orang kaya yang dia bagi-bagikan untuk sedekah dan ilmu (bukan gelar) yang diamalkan dan dibagikan.

Kita boleh iri kepada amal oarng lain, karena sebenarnya kita juga dapat beramal kebaikan yang banyak, meskipun bentuknya mungkin berbeda. Bila seorang kaya dapat beramal dengan hartanya, kita dapat beramal dengan tenaga, waktu, pikiran dan sebagian harta kita.

Kita juga boleh iri terhadap ilmu (bukan gelasr) orang lain yang kemudian diamalkannya. Ilmu juga dapat kita cari tanpa harus keluar banyak uang. Kita dapat menemui seseorang untuk mendapatkan ilmu, dengan berselancar di internet, menghadiri pengajian, dan bentuk lain cara untuk mendapatkan ilmu. Kita dapat mengamalkan ilmu tersebut dengan membuat kursus atau ceramah gratis.

Bersambung

Salurkan zakat, infak, sedekah dan wakaf anda ke (1). Rekening Britama BRI Cabang Purworejo 0078-01-029420-50-3 atas nama Yaysan Islam Ummy, atau (2) Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo 136-00-1075666-3 atas nama Yayasan Islam Ummy

 

About admin

Dr Gunawan Setiadi, adalah pendiri Yayasan Ummy.
This entry was posted in Hidup bermakna and tagged , , , , . Bookmark the permalink.