Perubahan Kebijakan!

Setelah beroperasi selama hampir 4 tahun, mulai hari ini Klinik Umiyah terpaksa mengenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 5000 dan biaya penggantian obat.

Klinik Umiyah berusaha memberikan pelayanan kesehatan secara murah dan efisien, namun tidak dapat terlaksana karena terbentur peraturan yang berlaku. Sesuai ketentuan pemerintah, Klinik Umiyah setidaknya harus mempunyai 2 dokter, 1 apoteker, 4 perawat dan 4 bidan serta tenaga pendukung lainnya. Semua itu memakan biaya sekitar Rp 20 juta per bulannya.

Dengan berkurangnya dukungan dari para dermawan, sedangkan kerja sama dengan BPJS masih dalam proses pengurusan, maka dengan terpaksa Klinik Umiyah menetapkan kebijakan baru tersebut.

Demikian pengumuman ini. semoga dapat dimaklumi

Pengurus yayasan Islam Ummy.

Posted in Uncategorized, wirausaha sosial | Comments Off on Perubahan Kebijakan!

Bukan sopir biasa

Oleh: Jamil Azzaini

Dikutip dari http://jamilazzaini.com/bukan-driver-biasa/

Hari Minggu lalu, saya menggunakan jasa taxi Silver Bird dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bogor. Drivernya bernama Rudy. Sepanjang perjalanan kami ngobrol tentang banyak hal.

Rudy, bukan driver biasa...

Rudy yang pernah bekerja di Astra, Suzuki dan Yamaha di bagian produksi ini memiliki 4 orang anak. Salah satu anaknya menderita penyakit leukimia.

Berbagai cara pengobatan sudah ia lakukan, namun tak membuahkan hasil. Sampai suatu ketika ada yang menyarankan, “Jual saja rumahmu dan uangnya kamu sumbangkan.”

Rudy yang memang berharap anaknya sembuh, tanpa ragu melakukan saran itu. Walau ditentang oleh saudara dan teman-temannya, Rudi tidak bergeming.

Tidak lama setelah ia menjual rumahnya dan menyumbangkan semua hasil penjualannya ke berbagai pihak, ternyata ia menjadi pemenang sayembara berhadiah mobil yang nilainya dua kali lipat dari harga rumahnya. Bukan hanya itu, anak bungsunya yang mengindap penyakit leukimia pun sembuh. Dokter rumah sakit Kandang Sapi (Dr. Oen) di Surakarta yang merawatnya pun heran dan bingung atas keajaiban ini.

Rudy memang bukan driver biasa. Selain ia sangat yakin dengan kekuatan berbagi dan berbuat baik kepada orang lain, ia termasuk yang sangat serius mendidik anak-anaknya. Dua anaknya kini sudah bekerja di perusahaan ternama. Anak ketiganya kini sedang kuliah di negeri Paman Sam, Amerika Serikat mengambil jurusan Akuntansi.

Walau demikian, Rudy tetap tidak mau bergantung kepada anak-anaknya yang sudah bekerja. Ia membawa taxi di Jakarta, sementara istrinya di Solo berjualan makanan ringan yang omzetnya lumayan besar untuk ukuran usaha kecil menengah (UKM).

Pagi itu, saya mendapat ilmu luar biasa dari seorang driver taxi bernama Rudy. Belum puas mendapat curahan ilmu sepanjang perjalanan, saya mengajak lelaki ini sarapan. Di meja makan kembali saya mendapat “tamparan-tamparan” kecil dari lelaki lulusan STM ini.

Banyak orang yang tampaknya biasa tetapi kehidupannya luar biasa dan begitu mulia. Ia sangat percaya dengan Tuhan-nya. Ia sangat peduli dengan keluarganya. Ia menjaga diri dari meminta-minta.

Rudy, memang bukan driver biasa…

Salam SuksesMulia!

Salurkan zakat, infak, sedekah dan wakaf anda ke (1). Rekening Britama BRI Cabang Purworejo 0078-01-029420-50-3 atas nama Yaysan Islam Ummy, atau (2) Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo 136-00-1075666-3 atas nama Yayasan Islam Ummy

Posted in kisah inspiratif | Tagged , , , | Comments Off on Bukan sopir biasa

Sumbangan kursi roda bekas

P_20160331_141800Alhamdulillah Klinik Umiyah mendapatkan sumbangan sebuah kursi roda bekas yang masih dalam kondisi sangat bagus dari bapak Agus Jati Wiryono.

Tampak dalam foto dr Gunawan (atas nama bapak Agus) menyerahkan kursi roda kepada Klinik Umiyah

 

 

 

 

 

Semoga Allah berkenan membalas kebaikan Pak Agus dengan berlipat ganda dadan Pak Agus sekeluarga dihindarkan dari keharusan memakai kursi roda. Aamiin

Posted in laporan keuangan | Tagged , , , , | Comments Off on Sumbangan kursi roda bekas

Laporan Keuangan Januari 2016

P_20160309_045918P_20160309_045850

Posted in laporan keuangan | Tagged , , , | Comments Off on Laporan Keuangan Januari 2016

Laporan Keuangan Desember 2015

P_20151208_093410P_20151208_093434

Posted in laporan keuangan | Comments Off on Laporan Keuangan Desember 2015

Laporan Keuangan November 2015

Umiyah_des_15Semoga Allah swt membalas amal kebaikan para dermawan dengan berlipat ganda sesuai dengan firman-Nya dalam Surat Al Baqarah ayat 261

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”

Umiyah2_des_15

 

Posted in laporan keuangan | Tagged , , , , | Comments Off on Laporan Keuangan November 2015

Sunatan masal 29 Desember 2015

Klinik Umiyah bekerjasama dengan Harley Davidson Club akan mengadakan sunatan masal bagi 110 anak pada tanggal 29 Desember 2015.

Pendaftaran ditutup tanggal 27 Desember 2015.

Mohon informasi ini dapat disebarluaskan.

terimakasih

Posted in Uncategorized | Comments Off on Sunatan masal 29 Desember 2015

Laporan Keuangan Oktober 2016

P_20151208_093434P_20151208_093410Semoga Allah swt berkenan membalas kebaikan para dermawan dengan berlipat ganda sebagaimana yang dijanjikanNya dalam Surat Al Baqarah ayat 261

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”.

Posted in laporan keuangan | Tagged , , , , | Comments Off on Laporan Keuangan Oktober 2016

7 Kebiasaan “mematikan” yang menjauhkan dari kebahagiaan (4)

bersyukurtulisan ini sambungan dari artikel sebelumnya

Keenam, berpikir bahwa kebahagiaan adalah tujuan yang dapat dicapai.

Bila kita mengkaitkan kebahagiaan kita dengan sesuatu diluar diri kita, maka kebiasaan tersebut sering membuat kita tidak bahagia.

Contohnya: Saya akan bahagia setelah menikah, saya akan bahagia bila semua hutang sudah dapat dilunasi, saya akan bahagia bila diterima kuliah di UGM, saya akan bahagia bila sudah punya rumah.

Semua kebiasaan tersebut akan membuat hidup menjadi tidak bahagia. Ada dua hal penyebabnya. Pertama, bila kita tidak berhasil mencapainya, maka hidup kita tidak akan bahagia selamanya. Kedua, bila kita telah mencapai sesuatu, kebahagiaan tersebut hanya berlangsung sementara.

Ketika kita berhasil kuliah di UGM, memang kita akan bahagia, namun sifatnya hanya sementara dan pendek. Begitu pula dengan keberhasilan lainnya, sifat kebahagiaan tersebut hanya sementara.

Ketujuh, lupa bersyukur.

Salah satu penyebab seseorang tidak bahagia adalah karena mereka tidak pernah mau bersyukur, selalu tidak pernah merasa puas.

Padahal, apapun kondisi kita saat ini, selalu ada yang bisa disyukuri.

Ketika kecelakaan dan kaki harus dipotong satu, kita bisa bersyukur bahwa hanya satu kaki yang dipotong, bahwa kita masih hidup, dll.

Berbagai studi menunjukkan bahwa orang yang banyak bersyukur cenderung lebih bahagia, lebih sehat jasmani dan rohaninya, lebih panjang umur dan merasa puas hidupnya.

artikel terkait: 4 jalur kebahagiaan ; 12 rahasia kebahagiaan

Salurkan zakat, infak, sedekah dan wakaf anda ke (1). Rekening Britama BRI Cabang Purworejo 0078-01-029420-50-3 atas nama Yaysan Islam Ummy, atau (2) Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo 136-00-1075666-3 atas nama Yayasan Islam Ummy

 

Posted in Hidup bermakna | Tagged , , , , | Comments Off on 7 Kebiasaan “mematikan” yang menjauhkan dari kebahagiaan (4)

7 Kebiasaan “mematikan” yang menjauhkan dari kebahagiaan (3)

nonton-tvTulisan ini merupakan kelanjutan artikel sebelumnya

Keempat, terlalu banyak mendengarkan berita TV.

Ternyata terlalu banyak menonton berita TV membuat orang kurang bahagia.

Orang orang superkaya juga punya kebiasaan jarang menonton TV.

Untuk menambah ilmu, para super kaya melakukannya dengan membaca buku. Untuk hal hal bacaan yang bersifat hiburan, mereka mencari dan membacanya dari internet.

Orang super kaya juga jarang melihat reality show, sinetron di TV.

Dari pada memikirkan atau geram karena perilaku orang orang di senayan, mengapa tidak memakai energi dan waktu yang ada untuk memperbaiki lingkungan masing masing?

Dengan menyediakan nasi bungkus buat yang membutuhkan, memberikan kursus atau bimbingan belajar gratis, membantu menolong janda tua, dan lain lain kegiatan amal kebajikan akan membuat anda lebih bahagia.

Kelima, menginginkan agar seseorang berubah.

Pada dasarnya sangat sulit bagi seseorang untuk berubah. Menginginkan orang lain berubah akan membuat kita tidak bahagia.

Tugas kita memang hanya memberi saran, mengingatkan atau memberi nasehat, tapi apakah mereka mau berubah atau tidak itu sudah diluar kemampuan kita.

Lha wong para nabi saja tidak dapat membuat semua orang beriman…. semua nabi selalu punya musuh, orang yang tidak percaya kepadanya bahkan menganggapnya gila.

Dri pada meikirkan kelemahan atau kesalahan orang lain, pakai energi dan waktu untuk memperbaiki diri, belajar ilmu baru atau melakukan amal jariyah.

bersambung

artikel terkait: 4 jalur kebahagiaan ; 12 rahasia kebahagiaan

Salurkan zakat, infak, sedekah dan wakaf anda ke (1). Rekening Britama BRI Cabang Purworejo 0078-01-029420-50-3 atas nama Yaysan Islam Ummy, atau (2) Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo 136-00-1075666-3 atas nama Yayasan Islam Ummy

Posted in Hidup bermakna | Tagged , , , | Comments Off on 7 Kebiasaan “mematikan” yang menjauhkan dari kebahagiaan (3)

7 Kebiasaan “mematikan” yang menjauhkan dari kebahagiaan (2)

complainerArtikel ini merupakan kelanjutan artikel sebelumnya

Kedua, membicarakan impian tanpa berusaha mewujudkannya.

Melakukan tindakan, bukan hanya omong doang, adalah kunci kebahagiaan.

Bila kita terlalu banyak memikirkan hidup dan impian-impian, namun tidak pernah atau sangat sedikit melakukan tindakan nyata, maka dapat dipastikan bahwa hidup kita tidak akan bahagia. Hanya dalam waktu sebulan atau dua bulan, kita akan merasa hidup ini tidak berarti bila kita hanya membicarakan impian impian tapi tanpa ada usaha untuk mewujudkannya.

Cara yang tepat untuk mendapatkan kebahagiaan adalah segera melakukan langkah langkah kongkrit yang mengarah pada pencapaian tujuan. “Mulai hari ini saya akan menyisihkan 10% penghasilan untuk biaya naik haji” adalah kata kata yang tepat yang menunjukkan adanya kegiatan yang nyata yang mengarah pada suatu tujuan.

Ketiga, sering mendengarkan orang yang bicaranya selalu negatif.

Orang yang suka mengeluh hanya akan menyedot energi positif yang kita punyai.

Jarang sekali ada orang yang kebal atau tidak terpengaruh oleh keluhan keluhan yang dilontarkan oleh seseorang yang mengeluh didepannya. Mendengarkan keluhan keluhan akan membuat perasaan kita ikut menjadi negatif.

Cara terbaik mengurangi efek negatif dari orang yang suka mengeluh adalah dengan menghindarinya. Biasanya, orang yang suka mengeluh sukar diajak berpikir positif atau membuat perasaannya menjadi gembira atau positif. energi kita akan terbuang sia sia. oleh karena itu, agar perasaan kita tidak ikut-ikutan negatif, lebih baik hindari orang orang yang kerjanya hanya mengeluh melulu.

Bersambung

Sumber bacaan: http://www.lifehack.org/articles/communication/the-7-deadly-sins-happiness.html

Salurkan zakat, infak, sedekah dan wakaf anda ke (1). Rekening Britama BRI Cabang Purworejo 0078-01-029420-50-3 atas nama Yaysan Islam Ummy, atau (2) Rekening Bank Mandiri KCP Purworejo 136-00-1075666-3 atas nama Yayasan Islam Ummy

Posted in Hidup bermakna | Tagged , , , , | Comments Off on 7 Kebiasaan “mematikan” yang menjauhkan dari kebahagiaan (2)