Perubahan Kebijakan!

Setelah beroperasi selama hampir 4 tahun, mulai hari ini Klinik Umiyah terpaksa mengenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 5000 dan biaya penggantian obat.

Klinik Umiyah berusaha memberikan pelayanan kesehatan secara efisien, namun tidak dapat terlaksana karena terbentur peraturan yang berlaku.

Sesuai ketentuan pemerintah, Klinik Umiyah setidaknya harus mempunyai 2 dokter, 1 apoteker, 4 perawat dan 4 bidan serta tenaga pendukung lainnya. Semua itu memakan biaya sekitar Rp 20 juta per bulannya.

Dengan berkurangnya dukungan dari para dermawan, sedangkan kerja sama dengan BPJS masih dalam proses pengurusan, maka dengan terpaksa Klinik Umiyah menetapkan kebijakan baru tersebut.

Demikian pengumuman ini. semoga dapat dimaklumi

Pengurus yayasan Islam Ummy.

Posted in Uncategorized, wirausaha sosial | Comments Off

Spondylosis Lumbalis

Bapak R, umur 56 tahun datang ke klinik  Umiyah tgl 7/9/2014 dengan keluhan  nyeri semua persendian tangan kanan sejak 2 hari yang lalu. Bapak R beralamat di desa Rendeng,  bekerja sebagai buruh.

Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyarankan pasien untuk dirawat inap. Dalam perawatan dilakukan semua pemeriksaan dari laboratorium sampai rontgen. Dari hasil pemeriksaan, dokter mendiagnosis spondylosis lumbalis dan terdapat herpes zoster. Pasien masih mendapat perawatan. Kondisi pasien setelah dilakukan perawatan sudah mulai membaik.

Spondylosis lumbalis merupakan penyakit degeneratif pada sendi tulang belakang. Kondisi ini terjadi pada usia 30 – 45 tahun dan lebih banyak terjadi pada wanita daripada laki-laki. Faktor yang bisa menyebabkan spondylosis lumbalis  adalah usia, obesitas, duduk dalam waktu yang lama, kebiasaan postur yang jelek, stress dalam aktivitas pekerjaan, dan tipe tubuh. Gejala yang sering muncul adalah nyeri pinggang, spasme otot,  keterbatasan gerak kesegala arah hingga gangguan fungsi seksual.

Herpes zoster (nama lain: shingles atau cacar ular cacar api) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Setelah seseorang menderita cacar air, virus varicella-zoster akan menetap dalam kondisi dorman (tidak aktif atau laten) pada satu atau lebih ganglia (pusat saraf) posterior. Apabila seseorang mengalami penurunan imunitas (kekebalan) seluler maka virus tersebut dapat aktif kembali dan menyebar melalui saraf tepi ke kulit sehingga menimbulkan penyakit herpes zoster. Di kulit, virus akan memperbanyak diri (multiplikasi) dan membentuk bintil-bintil kecil berwarna merah, berisi cairan, dan menggembung pada daerah sekitar kulit yang dilalui virus tersebut.[2] Herper zoster cenderung menyerang orang lanjut usia dan penderita penyakit imunosupresif (sistem imun lemah)

Posted in profil pasien | Comments Off

Laporan Keuangan Juli 2014

Posted in laporan keuangan | Comments Off

Penyakit Virus Ebola (1)

Akhir akhir ini banyak diberitakan tentang penyakit virus Ebola yang mewabah di beberapa negara di Afrika Barat. Meskipun Afrika Barat jauh dari Indonesia, tidak ada salahnya bila kita juga mengenal penyakit tersebut sehingga tahu cara mencegah penularannya.

Penyakit virus ebola (Ebola Virus Diseases), yang dulu dikenal dengan nama Demam Berdarah Ebola, merupakan penyakit yang mematikan. Sekitar 60-90% penderita penyakit Ebola akan berakhir dengan kematian.

Masa inkubasi (waktu dari masuknya virus kedalam tubuh hingga muncul gejala) penyakit ebola berkisar antara 2-21 hari. Penyakit ebola ditularkan melalui kontak langsung dengan cairan tubuh (darah,  dll) yang dikeluarkan oleh penderita yang terinfeksi. Oleha karena penderita penyakit Ebola tidak bisa dirawat sembarangan. Petugas kesehatan harus memakai pakaian khusus (termasuk masker, sarung tangan, dll) agar tidak terinfeksi oleh virus Ebola yang dibawa oleh penderita. Bila penderita meninggal, jenazahnya juga merupakan sumber penularan infeksi. Oleh karena itu, jenazah penderita penyakit ebola juga harus mendapatkan penanganan khusus.

Ebola tidak ditularkan melalui udara.

 

 

Posted in panduan kesehatan | Comments Off

Laporan Keuangan Juni 2014

Posted in laporan keuangan | Comments Off

Laporan Keuangan Mei 2014

Posted in laporan keuangan | Comments Off

Laporan Keuangan April 2014

Alhamdulillah pelayanan Klinik Umiyah masih tetap berjalan. Klinik Umiyah masih diminati oleh para dhuafa yang menderita sakit

Pada saat ini, Klinik Umiyah sedang mengurus kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Mudah mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, kerja sama tersebut sudah bisa terwujud.

Semoga Allah berkenan membalas sedekah dari para dermawan dengan berlipat ganda, mengampuni segala dosanya, menerima segala amalnya, memudahkan urusannya, melapangkan rezekinya, meninggikan derajatnya, menyehatkan jiwa raganya dan memberikan berkah berupa kebaikan yang mengalir sampai kepada anak cucu. Aamiin.

 

Posted in laporan keuangan | Comments Off

Laporan Keuangan Maret 2014

Alhamdulillah, pada bulan Maret 2014 Klinik Umiyah masih mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dhuafa.

Dalam bulan tersebut, tercatat 871 pengunjung mendapat pelayanan rawat jalan, 45 pelayanan KB, 19 periksa hamil, 3 pertolongan persalinan dan 17 pasien rawat inap selama 61 hari rawat. Meskipun tidak terlalu besar, ada kecenderungan kenaikan jumlah pasien, khusunya pasien rawat inap.

Hanya saja, peningkatan pelayanan tersebut tidak diikuti dengan peningkatan sedekah dari para dermawan.

Dalam bulan Maret 2014, keuangan Klinik Umiyah mengalami defisit sebanyak Rp.2.461.206,-.

Semoga kedepan, Klinik Umiyah akan menjalin kerja sama dengan BPJS. Semoga melalui kerja sama tersebut, keadaan keuangan akan menjadi sehat dan pelayanan menjadi semakin berkualitas.

Posted in laporan keuangan | Comments Off

Penyakit tipus

Nn. R, umue 16 th, alamat desa Rendeng, Purworejo, adalah seorang pelajar. Dia datang dengan keluhan demam selama 3 hari dengan suhu 38,6 C, mual muntah, lemas dan nyeri ulu hati.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter didiagnosis menderita Febris suspek Typhoid. Penanganan yang dilakukan melakukan pemasangan infus dan dilakukan program injeksi dan pengobatan oral. Untuk memperkuat diagnose dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Setelah dilakukan perawatan selama 3 hari, pasien diperbolehkan pulang. Pasien pulang dalam kondisi sehat dan sudah membaik. Pasien disarankan untuk menjaga pola makan dan istirahat cukup.

Demam Typhoid / dikenal juga sebagai penyakit tifus merupakan infeksi berat pada saluran cerna yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Bakteri Salmonela Typhi akan menyebabkan infeksi (luka) di saluran pencernaan. Bila tidak diobati, penyakit tifus dapat menyebabkan kematian. Saat ini, dengan adanya kemajuan dalam bidang kesehatan, penyakit tifus sangat jarang menimbulkan kematian.

Gejalanya selang waktu antara masuknya bakteri hingga munculnya gejala / masa inkubasi berlangsung selama 8-14hari. Serta tergantung pada banyaknya bakteri yang masuk kedalam tubuh. Gejalanya seperti demam, sakit kepala, mual muntah, nafsu makan menurun sakit perut, diare pada anak-anak dan sembelit pada orang dewasa. Pengobatan penderita demam tyiphoid di Rumah Sakit terdiri dari pengobatan suportif meliputi istirahat dan diet, medika mentosa (antibiotika) serta terapi penyulit.

Penyakit tifus ditularkan lewat makanan dan minuman yang mengandung bakteri Salmonela Typhi. Penyakit tifus banyak menyerang penduduk negara berkembang yang jarang cuci tangan dan buang kotoran sembarangan.

Berkat sedekah anda, Nn R cepat mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkannya.

Posted in profil pasien | Comments Off

Klinik Umiyah melayani buruh bangunan

Bp. UNTUNG, umur 50 tahun, alamat Plipir Kaligesing. Pekerjaan sebagai buruh bangunan. Pak Untung mengalami kecelakaan sepulang bekerja . Luka lecet-lecet di badan dan mengalami luka robek dan patah di jari kelingking tangan kiri. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, ternyata harus dilakukan tindakan amputasi. Setelah bapak Untung menyetujui,   akhirnya dilakukan tindakan amputasi oleh petugas kesehatan dan dilakukan penjahitan setelah.

 Kondisi pasien tetap stabil selama dan setelah tindakan amputasi.

Amputasi adalah operasi pemotongan seluruh atau sebagian dari anggota tubuh seperti lengan, tangan, atau jari. Terdapat banyak alasan kenapa amputasi harus dilakukan. Pada intinya adalah sirkulasi darah yang buruk akibat kerusakan atau penyempitan pembuluh darah. Tanpa aliran darah yang cukup, sel-sel tubuh tidak bisa mendapatkan oksigen dan nutrisi cukup sehingga akan berakhir dengan kematian jaringan.

Amputasi dapat dilakukan dengan anestesi general, maupun anestesi regional. Ketika melakukan amputasi, semua jaringan yang rusak akan dibuang serta meninggalkan jaringan sehat sebanyak mungkin. Tenaga kesehatan akan menentukan di mana lokasi yang tepat untuk memotong jaringan dan seberapa banyak jaringan yang akan dipotong. Masa pemulihan amputasi tergantung pada jenis prosedur dan anestesi yang digunakan. Perawatan luka setelah amputasi juga harus diperhatikan. Kondisi tertentu seperti diabetes mellitus akan mempengaruhi lamanya penyembuhan luka.

Berkat sedekah anda, Bp Untung, seorang buruh bangunan, telah datang dan berobat ke Klinik Umiyah tanpa takut masalah biaya.

Posted in profil pasien | Comments Off